-->
Pontianak Melawi Sanggau Sekadau Ketapang Bengkayang Landak Kubu Raya Kapuas Hulu Sintang Sambas
Publisher
Senin, Mei 03, 2021, 5:31:00 AM WIB
Last Updated 2021-05-17T20:19:16Z
InternasionalItali

Lebih dari 800 Migran di Italia Diselamatkan di Laut

Iklan-pemda-ketapang-ucapan-pp Iklan-pemda-ketapang-ucapan-pmi
Lebih dari 800 Migran di Italia Diselamatkan di Laut
Seorang migran dihibur oleh awak kapal kemanusiaan Spanyol Open Arms di lepas pantai Pulau Sisilia Lampedusa, Italia selatan, 18 Agustus 2019. (Foto: AP)


BorneoTribun Itali -- Dua pelabuhan Italia menghadapi kedatangan ratusan migran Sabtu (1/5), Sebuah kapal amal berlayar ke pelabuhan Sisilia dengan 236 orang yang diselamatkan dari kapal-kapal penyelundup di Laut Tengah. Sementara garda pantai Italia dan polisi perbatasan membawa 532 lainnya ke sebuah pulau kecil.


Kelompok penyelamat maritim SOS Mediterranee mengatakan sebuah kapal yang dioperasikannya, Ocean Viking, menyelamatkan para migran itu empat hari lalu dari perahu karet. Mengikuti instruksi pihak berwenang Italia, Ocean Viking berlayar ke Augusta, Sisilia, dengan para penumpangnya, termasuk 119 anak tanpa pendamping.


SOS Mediterranee mengatakan sejumlah penumpang mengaku dipukuli oleh para penyelundup yang berbasis di Libya dan dipaksa menaiki perahu karet reot meski ada gelombang tinggi.


Di Pulau Lampedusa, yang lebih dekat dengan Afrika Utara dibandingkan daratan utama Italia, Walikota Salvatore Martello mengatakan para migran dari empat kapal yang perlu diselamatkan, telah dibawa ke daratan semalam. Mereka diselamatkan oleh garda pantai Italia dan kapal-kapal polisi.


Secara terpisah, kapal angkatan laut Italia menyelamatkan 49 migran, kata laporan TV Italia.


Masih di Laut Tengah Sabtu (1/5), kapal amal Sea-Watch 4 dengan 308 orang didalamnya diselamatkan dalam empat operasi terpisah dari kapal-kapal penyelundup, kata Sea-Watch dalam pernyataan.


Cuaca yang lebih hangat pada musim semi seringkali meningkatkan jumlah kapal yang diluncurkan menuju Eropa oleh para penyelundup migran yang berbasis di Libya. [vm/ft]


Oleh: VOA

iklan

Iklan

X

LOKASI MENU1

LOKASI MENU1


LOKASI MENU2

LOKASI MENU2.


LOKASI MENU3

LOKASI MENU3.


Iklan

Iklan