Tiga Sekolah Sempat Tolak Menu MBG Sukamaju Teluk Batang, Isinya Keren, Sekerat Buah Naga

Tiga Sekolah Sempat Tolak Menu MBG Sukamaju Teluk Batang, Isinya Keren, Sekerat Buah Naga
Menu MBG dari dapur berlokasi di Sukamaju Teluk Batang, isinya sebelah buah naga.

Kayong Utara (Borneo Tribun) - Menu sepotong buah naga yang diantar dapur MBG yang berlokasi di Sukamaju Desa Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara, menjadi hot dibicarakan pihak sekolah maupun orang tua siswa karena menyajikan menu sebelah buah naga.

Buah naga dianggap bukanlah kebiasaan yang dikonsumsi oleh sebagian besar siswa penerima makanan MBG. Ditambah lagi, menu yang diberikan tidak sesuai dengan jumlah hari dan jumlah harga.

"MBG kelas 6, Naga, roti, tiga kurma, teluk, untuk 2 hari, total 12.400. Yang katanye anak-anak menerima sehari 10 ribu, 2 hari 20 ribu, Masyaallah, tolong kasi yang terbaik untuk anak-anak sekolah," tulis akun Irfan Labu di akun Facebook, Rabu (25/02/2026).

Dari berbagai informasi, menu sekerat buah naga ini berasal dari dapur dengan nama Blue Ransel yang berlokasi di Sukamaju Desa Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara.

Sebelumnya, menu yang disajikan oleh dapur ini pernah dikembalikan oleh tiga sekolah dasar negeri (SDN) karena persoalan yang sama.

Ketiga sekolah itu masing-masing adalah SDN 05, SDN 11, dan SDN 12 Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara.

"Mereka bilang menunya untuk tiga hari, Senin sampai Rabu, isinya jauh dari kata sesuai. Kami kembalikan lah," ujar AP, salah seorang guru di salah satu sekolah yang menolak menu tersebut, Rabu (25/02/2025).

Pengembalian menu itu viral di medsos. Untuk 2 hari, yakni Senin dan Selasa, isinya sebungkus susu, sebungkus kacang polong, 2 telur, dan sebungkus roti tawar.

Sedangkan hari Rabu dan Kamis berupa sepotong buah naga, dua telur, tiga biji kurma, dan sebungkus roti.

"Betol-betol luar biaselah dapur ni cari untong. Tolonglah diperbaiki, usah palar bujur mao untung besak, anak-anak jadi korban," kata AP.

Penulis: Muzahidin.

Tinggalkan Komentar anda Tentang Berita ini