Jenazah ABK KM Dharma Ferry II yang Hilang Terseret Arus di Pelabuhan Dievakuasi

Jenazah ABK KM Dharma Ferry II yang Hilang Terseret Arus di Pelabuhan Dievakuasi
Jenazah ABK KM Dharma Ferry II yang Hilang Terseret Arus di Pelabuhan Dievakuasi.

Ketapang (BorneoTribun) - Jenazah Ahmad Khoirudin, Anak Buah Kapal (ABK) kapal motor (KM) Dharma Fery II yang tenggelam terseret arus hari Sabtu pekan lalu sudah ditemukan hari ini, Senin (23/02/2026) sekitar pukul 06 pagi. Jasadnya dievakuasi Tim SAR dan selanjutnya diserahkan kepada pihak pengelola KM Dharma Ferry II. 

Kepala cabang KM Dharma Ferry II cabang Ketapang Kacung Muhadi mengatakan, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Jasadnya mengambang saat ditemukan pertama kalinya oleh warga desa Sukabangun Ketapang sekitar pukul 6 pagi hari Senin ini, lokasinya tak jauh dari lokasi pertama almarhum tenggelam dan terseret arus. 

Ia menerangkan, Tim SAR sudah melakukan evakuasi dan menyerah jasad almarhum kepada pihaknya. Selanjutnya, pihaknya membawa jasad almarhum ke RSUD Agoesdjam untuk dilakukan proses sholat fardhu kipayah dan pengawetan, karena almarhum akan diserahkan kepada keluarganya di kabupaten Nganjuk provinsi Jawa Timur. 

"Setelah jenazah selesai pengawetan akan di lakukan pengantaran ambulance ke bandara Supadio. Baru naik pesawat cargo sampai ke bandara Janda Surabaya ,"kata Kacung Muhadi, dalam keterangannya, Senin (23/02/2026).

Menurut dia, jenazah almarhum akan diurus lebih lanjut oleh vendor tempat almarhum bernaung bersama dengan keluarganya begitu jenazahnya sampai di Surabaya. 

"Pihak keluarga dan vendor DLU (Dharma Lautan Utama) menjemput almarhum ke bandara Juanda," ujarnya. 

Diberitakan sebelumnya, korban Ahmad Khoirudin dilaporkan hilang karena terbawa arus deras saat mandi di perairan kawasan pelabuhan Sukabangun  pada Sabtu 21 Februari lalu sekitar pukul 5 lewat petang.

Saat itu korban tak sanggup melawan derasnya arus sungai di kawasan pelabuhan dan akhirnya terseret ke arah muara kuala Sukabangun dan tenggelam. 

"Korban mandi di sungai sekitar pukul 17.45 Wiba. korban mencoba melawan arus untuk mendekati kapal KM Dharma Ferry 2 tetapi karena arus deras korban terbawa arus ke arah muara dan tenggelam," kata Kapolsek kawasan Pelabuhan Sukabangun, Ipda Erwin Ekolai. 

Penulis: Muzahidin

Tinggalkan Komentar anda Tentang Berita ini