![]() |
| Tim pertolongan atau SAR Ketapang saat sedang operasi pencarian korban terseret arus di pelabuhan Sukabangun Ketapang pada Sabtu (21/02/2026). |
Ketapang (Borneo Tribun) - Seorang Anak Buah Kapal (ABK) KM Dharma Fery II terbawa arus deras dan langsung hilang di perairan kawasan pelabuhan Sukabangun kecamatan Delta Pawan kabupaten Ketapang, Sabtu (21/02/2026) petang. Ia sampai sekarang belum ditemukan.
ABK bernama bernama Ahmad Khoirudin warga jalan Barito 10/A RT 03/07 Mangundikaran, kabupaten Nganjuk, Jawa Timur tersebut terseret arus deras ketika sedang mandi dekat kapal.
Kapolsek kawasan Pelabuhan Sukabangun Ketapang, IPDA Erwin Kolai mengatakan, saat itu korban tak sanggup melawan derasnya arus sungai di kawasan pelabuhan dan akhirnya terseret ke arah muara dan tenggelam.
"Korban mandi di sungai sekitar pukul 17.45 wib. Korban mencoba melawan arus untuk mendekati kapal KM Darma Ferry 2, tetapi karena arus deras korban terbawa arus ke arah muara dan tenggelam," ujarnya, Minggu pagi (22/02/2026) saat di konfirmasi.
IPDA Erwin menambahkan, tim gabungan sejak pertama kejadian sampai siang ini masih menyisir lokasi sampai ke muara sungai Sukabangun hingga radius 5 mil dari kawasan pelabuhan.
"Tim gabungan Basarnas, Polsek pelabuhan, Airud, TNI AL, Pol PP dan intansi terkait sampai siang ini masih melakukan pencarian dari TKP sampai muara sungai," katanya.
Sampai informasi ini diturunkan, korban belum ditemukan, Tim gabungan dibantu warga masih melakukan pencarian dengan tetap memperhatikan keselamatan tim pencarian dan koordinasi .
Penulis: Muzahidin.
