Alexander Wilyo Ancam Nonjob Bawahanya yang Menghindar dan Berlindung Dibalik Anggaran

Alexander Wilyo Ancam Nonjob Bawahanya yang Menghindar dan Berlindung Dibalik Anggaran
Alexander Wilyo Ancam Nonjob Bawahanya yang Menghindar dan Berlindung Dibalik Anggaran.
Ketapang (Borneo Tribun) - Pesan tegas disampaikan Bupati Ketapang, Alexander Wilyo saat melantik 12 orang pejabat eselon dua di lingkungan Pemda Ketapang pada Jumat pagi (02/01/2026).

Bupati Alex mengatakan, akan menonjobkan birokrat yang menghindari memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan alasan ketiadaan anggaran. 

Sikap tegas ini menurut dia merupakan bagian dari strategi untuk memacu kinerja aparatur sekaligus membenahi wajah pelayanan publik di Ketapang. Ia ingin memutus stigma birokrasi yang selama ini dikenal berbelit, lamban, dan mahal.

"Yang saya tekankan, mereka harus punya mental pelayan masyarakat, bukan mental sebagai pejabat," kata Bupati Alex kepada wartawan selepas memimpin pengucapan sumpah janji pejabat eselon dua dilingkungan Pemda Ketapang pada Jumat ini. 

Menurut Bupati Alex, dibawah kepemimpinan dirinya bersama dengan Jamhuri Amir saat ini, Ia menekankan agar birokrasi di Ketapang mampu berlaku adaptif. Birokrasi sebagai mesin pemerintahan dan pembangunan yang benar-benar bekerja. 

"Birokrasi harus selaras mendukung pemerintahan kami untuk mencapai visi pembangunan berkeadilan menuju Ketapang yang maju dan mandiri," katanya.

Menurut Alex, pejabat dengan jiwa pelayan dituntut hadir dalam setiap persoalan warga, tanpa kecuali. Ia menolak sikap menghindar, apatis, atau cuek terhadap keluhan masyarakat, terlebih ketika persoalan itu dianggap merepotkan.

Ia juga menggarisbawahi kebiasaan sebagian pejabat yang enggan turun melayani dengan dalih administratif. Alex menegaskan, alasan tidak adanya anggaran atau surat perintah perjalanan dinas tidak dapat dibenarkan jika menyangkut pelayanan publik.

"Mereka harus hadir sebagai solusi. Tidak boleh menghindar, apatis, atau cuek. Kalau pelayanan tidak dilakukan hanya karena alasan SPPD atau anggaran, itu menyinggung hati rakyat. Saya bisa nonjobkan," tegasnya. 

Bupati Alek berikutnya akan melakukan rolling bagi jabatan yang kosong. Jabatan yang kosong akan diisi lewat lelang terbuka, baru kemudia rotasi promosi ke eselon III dan IV.

Penulis: Muzahidin.
Tinggalkan Komentar anda Tentang Berita ini